22 Feb 2026 · 15.926 kali dibaca
Hujan Tipis di Sudirman
Hujan yang tidak basah. Sudirman jam lima sore.
Pejalan kaki tidak buka payung — buang-buang. Cukup angkat kerah, jalan terus.
Saya berdiri di halte BRT menunggu. Bukan menunggu bus. Hanya berdiri.
Bapak tua di sebelah saya jualan koran. Koran apa yang masih dijual jam segini, saya tidak tahu. Tapi dia ada, setiap sore.
Lampu lalu lintas berganti tiga kali. Saya tidak hitung, tapi terasa.
Bau aspal basah. Knalpot. Sedikit gorengan dari sudut jalan — pisang, tahu.
Saya tidak ke mana-mana. Hujannya berhenti sendiri lima menit kemudian. Saya jalan lagi. 😂