Roger Wenas

22 Des 2018 · 18.502 kali dibaca

OTDR: Tukang Galian Got Putuskan Kabel Jam Dua Pagi

Spike di 7.2 km. Tanpa OTDR, downtime 24 jam. Dengan OTDR, 4 jam 27 menit.

2018, link fiber kantor teman saya — cabang ke pusat — putus tengah malam. Tidak bisa traceroute, tidak bisa OAM. Hanya bisa: OTDR.

OTDR (Optical Time-Domain Reflectometer) milik teknisi telkom yang dipinjamkan satu malam itu. Send pulsa cahaya, ukur back-scatter dan reflection. Gunanya: localization fault titik mana di sepanjang fiber.

Procedure:

  1. Connect OTDR ke ujung patch panel di pusat
  2. Set wavelength: 1310nm (single-mode standar)
  3. Set pulse width: 100ns untuk short range, 1µs untuk long
  4. Set range: 25 km (estimasi panjang link)
  5. Acquire trace (30 detik)

Trace shows reflection events at:

  • 0 m: front-end OTDR (normal)
  • 0.5 m: connector pertama (normal, ~0.3 dB loss)
  • 7.2 km: spike besar (-25 dB) — fault!
  • 25 km: end of fiber

Spike di 7.2 km berarti putus atau kabel terjepit. Kirim teknisi ke jalur kabel di km 7.2 dari sisi pusat.

Jam dua pagi teknisi nemu — tukang galian got nyenggol kabel optik di pinggir jalan. Splice. Trace ulang. Loss normal. Link UP.

Total downtime: 4 jam 27 menit. Tanpa OTDR: 24 jam minimum.