25 Jul 2013 0 kali dibaca
Sass dan Compass, Pertama Kali
Variables, nesting, mixins. Tim CSS senang. Tim build nambah satu Ruby dependency.
1 menit membaca
Saya bantu teman yang pegang frontend di sebuah project. Sass 3.3 masih dalam development, kami pakai 3.2 stable. Compass adalah framework di atas Sass — punya helper untuk vendor prefix dan sprite generation.
Setup:
gem install compass
compass init my-project
Folder sass/ untuk source, css/ untuk output. Watch dengan compass watch.
Yang langsung berguna:
- Variables:
$brand-red: #c41e1e;ganti satu tempat, semua update. - Nesting: hierarki CSS jelas mengikuti DOM.
- Mixins:
@include border-radius(4px)jadi vendor-prefixed otomatis.
$bg: #fdfaf3;
.article {
background: $bg;
padding: 1rem;
h2 {
font-size: 1.5em;
margin-bottom: 0.5em;
}
&.featured {
background: lighten($bg, 5%);
}
}
Tim CSS-nya senang. Tim build-nya nambah satu Ruby dependency. Trade-off acceptable.
LESS adalah saingan utama — pakai Node bukan Ruby, lebih cepat compile. Tapi Compass lebih matang.