Roger Wenas

25 Jul 2013 · 24.954 kali dibaca

Sass dan Compass, Pertama Kali

Variables, nesting, mixins. Tim CSS senang. Tim build nambah satu Ruby dependency.

Saya bantu teman yang pegang frontend di sebuah project. Sass 3.3 masih dalam development, kami pakai 3.2 stable. Compass adalah framework di atas Sass — punya helper untuk vendor prefix dan sprite generation.

Setup:

gem install compass
compass init my-project

Folder sass/ untuk source, css/ untuk output. Watch dengan compass watch.

Yang langsung berguna:

  • Variables: $brand-red: #c41e1e; ganti satu tempat, semua update.
  • Nesting: hierarki CSS jelas mengikuti DOM.
  • Mixins: @include border-radius(4px) jadi vendor-prefixed otomatis.
$bg: #fdfaf3;

.article {
  background: $bg;
  padding: 1rem;
  
  h2 {
    font-size: 1.5em;
    margin-bottom: 0.5em;
  }
  
  &.featured {
    background: lighten($bg, 5%);
  }
}

Tim CSS-nya senang. Tim build-nya nambah satu Ruby dependency. Trade-off acceptable.

LESS adalah saingan utama — pakai Node bukan Ruby, lebih cepat compile. Tapi Compass lebih matang.