20 Des 2013 · 19.288 kali dibaca
FTTH Pertama di Apartemen
Yang baru saya pelajari: ONT, konektor SC/APC, dan kenapa kabel fiber tidak boleh ditekuk.
Tahun 2013, FTTH (Fiber to the Home) di Jakarta masih jarang. Di kantor teman tempat saya sering bantu: copper-pair via Telkom Speedy 2 Mbps.
Apartemen tempat saya tinggal baru pasang fiber dari Telkom. Speed: 5 Mbps simetris.
Komponen kuncinya: ONT (Optical Network Terminal). Box di rumah yang convert sinyal optik ke ethernet. Berbeda dengan modem ADSL — modem ADSL bekerja di copper, ONT di kabel optik single-mode.
Konektor: SC/APC (Angled Physical Contact). Ujung ferule diasah miring 8 derajat. Beda dari SC/UPC (flat). Tidak boleh tertukar — kalau pasang konektor UPC ke port APC, kabel rusak.
Teknisi pasang OLT (Optical Line Terminal) di TKO (Termination Kios Optik) gedung, lalu tarik kabel single-mode ke unit. Total panjang ~150 meter. Loss budget: 0.3 dB/km untuk 1310nm.
Catatan instalasi: kabel fiber tidak boleh dilipat tajam. Bend radius minimum 30mm. Kalau ditekuk, signal loss bisa 3-5 dB.